BUKU KEHAMILAN BEST SELLER NASIONAL YANG DIREKOMENDASIKAN OLEH DR. BOYKE KARENA TERBUKTI BISA MEMBANTU RIBUAN PASANGAN YANG INGIN SEGERA HAMIL. BUKU PEGANGAN WAJIB UNTUK IBU HAMIL INI DIJAMIN AMAN DAN TIDAK DIJUAL SECARA OFFLINE. DAPATKAN SEGERA, BANYAK TIPS DARI DR. ROSDIANA RAMLI YANG HARUS ANDA KETAHUI.
BONUS SPESIAL MENANTI ANDA, PERSEDIAAN TERBATAS. JANGAN LUPA ISI FORM DIBAWAH!
BONUS SPESIAL MENANTI ANDA, PERSEDIAAN TERBATAS. JANGAN LUPA ISI FORM DIBAWAH!
Obat-obat yang Terlarang dan Aman untuk Ibu Hamil - Sakit saat hamil menjadi kekhawatiran tersendiri bagi ibu hamil. Memang pada awal kehamilan, daya tahan tubuh akan menurun. Kondisi seperti ini dapat memicu tubuh terserang berbagai penyakit. Meski demikian, ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi sembarang obat. Namun juga bukan berarti tidak boleh mengkonsumsi obat. Pada keadaan ini, kebanyakan ibu hamil akan mengalami kecemasan jika harus mengkonsumsi obat karena takut akan mempengaruhi kesehatan janin. Jika Anda mengalami hal ini, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter. Namun jika sakit yang Anda derita tidak terlalu parah dan masih dapat ditangani di rumah, ada baiknya Anda perlu mengetahui beberapa jenis obat di bawah ini:
Obat yang Relatif Aman Untuk Kandungan :
Obat yang Harus Dihindari Agar Tak Berpengaruh Pada Kandungan :
Obat yang Relatif Aman Untuk Kandungan :
- Obat alergi: obat semprot hidung.
- Obat anti-mual: vitamin B6 (batas maksimal 100 mg per hari).
- Obat sembelit: untuk melunakkan feses.
- Pencegah flu: vaksin flu (untuk penderita alergi telur tidak disarankan menggunakan vaksin flu).
- Obat sakit maag: antasida dan anti-ulkus
- Multivitamin: gunakan produk yang khusus untuk ibu hamil dan menyusui.
- Pengurang rasa sakit: acetaminophen atau tylenol.
- Anti-jamur: krim untuk miss v.
- Antibiotik: golongan penicilin, cephalosporin, erythromycin, dan clindamycin.
- Obat asma: obat inhalasi yang didalamnya mengandung steroid.
- Antidepresan: obat golongan SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor) dan golongan trisiklik antidepresan seperti imipramine dan amitriptyline.
- Obat hipertensi: golongan metildopa.
Obat yang Harus Dihindari Agar Tak Berpengaruh Pada Kandungan :
- Obat Anti-Inflamasi Nonsteroid seperti asam mefenamat harus dihindari terutama pada usia ketujuh hingga kesembilan bulan masa kehamilan, kecuali sudah mendapatkan pertimbangan dan persetujuan dari dokter oleh karena manfaatnya yang lebih besar dari pada risiko terhadap janin.
- Obat Cacing Mebendazol, sebaiknya ibu hamil menghindari obat tersebut, karena hingga saat ini keamanannya masih belum diketahui.
- Obat Asma Salbutamol belum diketahui persis berapa prosentase tingkat keamanannya untuk ibu hamil. Ibu hamil yang sedang menderita penyakit asma, sebaiknya gunakan obat asma yang disemprotkan ke hidung (inhalasi) untuk meminimalisir resiko terhadap kandungan.
- Obat Analgesik seperti antiplatelet asetosal dan antipiretik sebaiknya dihindari terutama pada usia kehamilan ketujuh sampai kesembilan. Obat ini dapat meningkatkan risiko pendarahan ketika proses persalinan. Penggunaan obat dalam dosis tinggi dapat berakibat pada hipertensi dan fatalnya penyakit tersebut akan menetap pada sang bayi.
- Penggunaan obat antimabuk seperti dimenhidrinat (Antimo) pada ibu hamil dan sedang menyusui harus mendapatkan persetujuan oleh dokter.
- Obat pengurang rasa sakit seperti aspirin yang dosisnya lebih dari 81 mg dan obat-obat lainnya yang mengandung ibuprofen serta obat anti-inflamasi non steroid.
- Obat sembelit seperti mineral oil.
- Obat migrain golongan ergotamin.
- Obat rematik
- Obat jerawat seperti roaccutane serta vitamin A oral lainnya.





