Tips Jitu Cara Cepat Hamil

Tips Cepat Hamil, Dokter Kandungan, Program Kehamilan, Ibu Hamil, Artikel Kesehatan, Buku Panduan Cara Cepat Hamil, Ingin punya momongan.

Sudah lama menikah belum punya momongan? Baru menikah ingin segera hamil? Anda bingung mencari PANDUAN CARA CEPAT HAMIL TERLENGKAP, ALAMI, MURAH dan TOKCER? Anda tersesat dijalan yang benar. Penjelasan lebih rincinya > KLIK DISINI

01 Januari 2016

Fakta Seputar Ketidaksuburan (Infertilitas)

BUKU KEHAMILAN BEST SELLER NASIONAL YANG DIREKOMENDASIKAN OLEH DR. BOYKE KARENA TERBUKTI BISA MEMBANTU RIBUAN PASANGAN YANG INGIN SEGERA HAMIL. BUKU PEGANGAN WAJIB UNTUK IBU HAMIL INI DIJAMIN AMAN DAN TIDAK DIJUAL SECARA OFFLINE. DAPATKAN SEGERA, BANYAK TIPS DARI DR. ROSDIANA RAMLI YANG HARUS ANDA KETAHUI.
BONUS SPESIAL MENANTI ANDA, PERSEDIAAN TERBATAS. JANGAN LUPA ISI FORM DIBAWAH!
Fakta-Fakta Seputar Ketidaksuburan (Infertilitas) - Tujuan Anda menikah salah satunya adalah melanjutkan keturunan. Keberadaan seorang bayi merupakan anugerah bagi pasangan suami istri beserta kedua keluarganya.

Anak sebagai sumber kebahagiaan bukanlah hanya sebuah isapan jempol. Badan Pusat Statistik (BPS) mengadakan sebuah Survey Kebahagiaan pada tahun 2014 dengan hasil bahwa ternyata orang yang paling bahagia adalah orang yang menikah dan memiliki 2 anak. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran seorang anak dalam sebuah keluarga.

Artikel yang wajib Anda baca :
Jenis-jenis Infertilitas
Apa itu Infertilitas?

Tetapi akan menjadi sebuah bencana jika kehadiran bayi yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang tahun demi tahun. Banyak perceraian bermula dari hal ini, karena tidak adanya buah hati lalu saling tuding mengenai siapa yang mandul (infertil). Dalam budaya timur seperti Indonesia, biasanya cenderung menyalahkan pihak perempuan sebagai penyebab infertilitas.

Fakta Seputar Ketidaksuburan (Infertilitas)

Efek Infertilitas pada pasangan tidak main-main. Menurut The National Infertility Association, gejala akibat infertilitas diantaranya adalah timbul perasaan sedih, depresi atau putus asa.

Hal ini didukung pula oleh penelitian Hull dan Tukiran (1976) yang menemukan bahwa Perempuan Infertil itu:
1. lebih berkemungkinan dicerai atau dimadu
2. distigmatisasi (cap jelek)
3. kesulitan menemukan peran dalam komunitasnya sehingga cenderung malas bersosialisasi
4. menghabiskan banyak waktu dan biaya untuk melakukan perawatan untuk masalahnya.
5. merasa malu oleh karena infertilitasnya

Saya akan memberikan anda pengetahuan yang akan membuka pemikiran anda sehingga nanti tidak saling menyalahkan siapa jika mengetahuinya sedini mungkin maka anda juga bisa mengatasinya dengan cepat. Anda tidak perlu menderita lebih lama lagi karena ketiadaan seorang buah hati di keluarga anda.
 
Back To Top