BUKU KEHAMILAN BEST SELLER NASIONAL YANG DIREKOMENDASIKAN OLEH DR. BOYKE KARENA TERBUKTI BISA MEMBANTU RIBUAN PASANGAN YANG INGIN SEGERA HAMIL. BUKU PEGANGAN WAJIB UNTUK IBU HAMIL INI DIJAMIN AMAN DAN TIDAK DIJUAL SECARA OFFLINE. DAPATKAN SEGERA, BANYAK TIPS DARI DR. ROSDIANA RAMLI YANG HARUS ANDA KETAHUI.
BONUS SPESIAL MENANTI ANDA, PERSEDIAAN TERBATAS. JANGAN LUPA ISI FORM DIBAWAH!
BONUS SPESIAL MENANTI ANDA, PERSEDIAAN TERBATAS. JANGAN LUPA ISI FORM DIBAWAH!
Apa itu Infertilitas? Infertilitas adalah suatu keadaan dimana pasangan suami istri belum juga memiliki anak walaupun sudah melakukan hubungan intim secara teratur tanpa alat kontrasepsi dalam kurun waktu setahun. Menurut WHO (World Health Organization) dan beberapa penelitian, infertilitas terjadi sekitar 8-12% pada pasangan yang dalam masa reproduktif. Jika anda hitung dari total populasi dunia maka jumlah itu sekitar 60-80 juta pasangan yang belum dikaruniai buah hati.
Hasil Sensus Penduduk 2010 memperlihatkan sejumlah 12% pasangan infertil atau sekitar 3 juta yang berada di desa dan kota.
Infertilitas bisa dibagi menjadi 2 secara umum yaitu :
1. Infertilisasi Permanen, menyebabkan pasangan suami istri tidak akan memiliki anak.
2. Infertilisasi Sekunder, yaitu pasangan suami istri yang pernah memiliki anak tetapi sulit untuk hamil anak berikutnya.
Sebenarnya pembuahan dan kehamilan bukan sesuatu yang sederhana, jauh lebih rumit dari yang anda bayangkan. Kehamilan bergantung pada beberapa faktor sebagai berikut :
1. Tingkat produksi sperma sehat yang dihasilkan pria
2. Tingkat kesehatan sel telur yang dihasilkan wanita
3. Saluran Tuba Fallopii yang terhalang, menyebabkan sperma tidak bisa mencapai sel telur.
4. Kemampuan sperma membuahi sel telur ketika bertemu
5. Kemampuan ovum untuk tumbuh dalam uterus
6. Mutu dari Embrio
Artikel yang wajib Anda baca :
Jenis-jenis Infertilitas
Fakta Seputar Ketidaksuburan (Infertilitas)
Hasil Sensus Penduduk 2010 memperlihatkan sejumlah 12% pasangan infertil atau sekitar 3 juta yang berada di desa dan kota.
Infertilitas bisa dibagi menjadi 2 secara umum yaitu :
1. Infertilisasi Permanen, menyebabkan pasangan suami istri tidak akan memiliki anak.
2. Infertilisasi Sekunder, yaitu pasangan suami istri yang pernah memiliki anak tetapi sulit untuk hamil anak berikutnya.
Sebenarnya pembuahan dan kehamilan bukan sesuatu yang sederhana, jauh lebih rumit dari yang anda bayangkan. Kehamilan bergantung pada beberapa faktor sebagai berikut :
1. Tingkat produksi sperma sehat yang dihasilkan pria
2. Tingkat kesehatan sel telur yang dihasilkan wanita
3. Saluran Tuba Fallopii yang terhalang, menyebabkan sperma tidak bisa mencapai sel telur.
4. Kemampuan sperma membuahi sel telur ketika bertemu
5. Kemampuan ovum untuk tumbuh dalam uterus
6. Mutu dari Embrio





